Pengalaman Medical Check Up Rutin Tahunan di Prodia

Sekitar tahun 2018 yang lalu tepatnya bulan Agustus, sudah menjadi kewajiban tahunan Perusahaan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para Karyawannya di tempat gue kerja pastinya. Medical check up nya mencakup semua hal mulai dari tekanan darah, urine rutin, thorax dan lain-lain. Singkat cerita pada saat itu gue masih belum "aware" atas kesehatan badan gue, dan gue memang tipikal anak yang ga gampang jatuh sakit. Dari riwayat sakit yang normal yang telah gue rasain itulah gue berani mengambil kesimpulan bahwa gue "sehat-sehat aja". Dan, ketika hasil medical check up dibagikan ke para karyawan dapat ditarik kesimpulan bahwa memang gue sehat tapi dengan catatan. 

Sehat dengan catatan? Gue penasaran dong kenapa bisa begitu.

Setelah gue cari-cari dari hasil pemeriksaan, gue menemukan istilah istilah yang gue sebelumnya engga tau menjadi tau dan sedikit panik. Kenapa gitu?

Rinciannya yang ga memuaskannya gini :

Albumin : 25(+1) - Acuan : Negatif
Nitrit : Positif - Acuan : Negatif
Leukosit Esterase : 25 - Acuan : Negatif
Keton : 5(+1) - Acuan : Negatif

Rincian memuaskannya gini :

eLFG (CKD-EPI) : 117 
Tekanan darah Sistolik : 100 mm Hg
Tekanan darah Diastolik : 65 mm Hg

Dari rincian hasil yang ga memuaskan di atas, gue coba googling satu-satu dah itu istilah. Dan isi di artikel bikin parno semua. Masa isinya tentang masalah gangguan ginjal semua. Yaudah deh dari situ, karena ketakutan dan tanpa pikir panjang, gue langsung malemnya puasa dari jam 7 malem besok paginya langsung ke Prodia yang ada di daerah Karawang. Dari tempat tinggal gue ke Prodia Karawang itu memakan waktu ya mungkin 1 jam, bisa lebih cepet sih sebenernya cuman waktu itu gue engga tau lokasinya di mana.

Gue berangkat jam 6 kurang 15 menit pagi dan sampai lokasi sekitar jam 7-an pagi.

Dapet antrian ke-11
Oh iya, buat elo semua yang mungkin masih belum tau, Prodia ini udah buka dari jam 6 pagi. Makannya gue sendiri udah ga kaget juga kalau dapet nomor antrian ke-11. 

Sebenernya ini rame sih, cuman ini orang-orang masih duduk nunggu dipanggil sesuai nomer antrian
Oh iya, gue di medical check up ini ga ambil semua, gue cuma ambil yang gue rasa gue harus cari tau hasil pastinya mengenai permasalahan ginjal. Jadinya gue ambil 2 tes: Cystatin C dan Urine rutin. 

Buat elo yang belum tau, dari hasil urine doang memang kita bisa mengetahui kita sedang mengalami sakit apa, terutama penyakit dalam seperti ginjal, diabetes, infeksi saluran kemih dll. Tapi kalau mau lebih detail tentang masalah ginjal seperti gue bisa cek di tes Cystatin C. Di situ nanti bisa kelihatan hasil eLFG dan Cystatin C nya. 

"Pemeriksaan Cystatin C menggunakan sampel darah, digunakan untuk mengetahui prakiraan/estimasi laju filtrasi Glomerulus (eLFG), yakni berapa banyak darah yang dapat disaring oleh glomerulus (unit penyaring ginjal) dalam satu menit. Nilai eLFG ini mencerminkan fungsi ginjal. Ketika kadar Cystatin C naik, berarti eLFG turun dan fungsi penyaringan pada glomerulus menurun, begitu pula dengan funsi ginjal."

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pantau Kinerja Ginjal Anda denganPemeriksaan Laboratorium". 
https://biz.kompas.com/read/2017/03/01/080500028/pantau.kinerja.ginjal.anda.dengan.pemeriksaan.laboratorium
Dari 2 tes itu doang udah habis hampir 500 ribu. Hehehe. Dari sini gue baru paham arti "sehat itu mahal harganya".

Tuh kan.
Usahain dateng pagi kalau mau urine rutin supaya hasilnya lebih akurat. gue ambil sampel urine ini mungkin sekitar setengah 8 pagi. Warna sih putih ya.

Pengambilan darah, pas diambil darah ga sempet gue foto karena tegang haha
Setelah dua rangkaian itu sudah deh gue langsung pulang. Gue keluar dari lab sekitar jam 8 pagi kurang lah, dan bisa langsung sarapan. Sesampainya di rumah gue ga tenang, hasilnya bakalan kayak gimana ya nanti. Mau curhat ke siapa juga bingung, mau ke dokter spesialis gue males ke rumah sakit, dan kemudian akhirnya gue menemukan Alodokter. Gue coba konsultasi dengan Dokter spesialis penyakit dalam di sana. Cukup bayar 15.000 pakai Gopay atau whatever, terserah kalian di situ banyak pilihannya. Singkat cerita gue konsultasi deh dengan Dokter bernama : dr Agung Prabowo. Rinciannya bisa di lihat di screen shoot di bawah.

Di pilihan dokter gue milih dr. Agung Prabowo (yang paling atas)

Usahakan kalau tanya langsung to-the-point aja, Dokternya baik kok

Dari hasil pemeriksaan, dr Agung langsung notice bahwa gue ini baik-baik aja kok

Tuh deh, buat yang khawatir kenapa ada albumin dalam urine

Dari sini gue ngerasa tenang banget udahan
Yap, dari chat-chat di atas dapat di simpulkan kalau gue mungkin lagi kena "infeksi saluran kemih" dan gue bahkan ga tau kenapa bisa kena penyakit itu waktu 2018 lalu. Soalnya gue ga merasakan gejala apa-apa sama sekali. Dokter Agung bilang kalau penyakit ini biasa kok dan bisa sembuh sendiri, ga perlu minum anti-biotik kalau memang ga ada gejala.

Yaudah gue memutuskan untuk menunggu hasil uji lab yang akan di keluarkan nanti hari senin.

Hari pengambilan hasil MCU telah tiba, gue sangat optimis gue ga kenapa-kenapa bahkan untuk penyakit kecil-pun. Akhirnya gue ambil deh itu hasil. Untuk pengambilan hasil, gue ambil di hari senin pas istirahat jam kerja.

Dan hasilnya

Rinciannya yang tahun lalu gue rasa ga memuaskan, kali ini jadi begini :

Albumin : Negatif - Acuan : Negatif
Nitrit : Negatif - Acuan : Negatif
Leukosit Esterase : Negatif - Acuan : Negatif
Keton : Negatif - Acuan : Negatif

Cystatin C : 0.88 - Acuan : 0.56~0.98

Jadi tenang deh gue...

Saran dari gue sendiri sih, sebagai teman ada baiknya elo MCU itu paling engga 1 tahun sekali, dan kali ini gue berniat untuk per 6 bulan sekali bakalan medical check up. Terserah di lab mana aja bisa Prodia, Kimia Farma, di rumah sakit dll terserah. Yang penting elo bisa tau kondisi terkini dari badan lo bahkan pada gangguan yang engga lo rasakan.

Oh iya satu lagi, minum. Ini sumpah sih penting banget, jangan biasain minum yang berwarna, bersoda atau minuman yang macem-macem. Racun itu men, serius deh. Kesehatan bagi gue itu adalah investasi jangka panjang, melihat makin kesini banyak banget orang yang kena kanker, gagal ginjal, jantung, diabetes  dll sangat riskan untuk tidak menjaga badan kita sendiri.

Makan sayur, jangan ngeroko, minum alkohol dan hal itu semua mungkin kita semua tau bahayanya, tapi masalahnya seberapa "aware" kita terhadap ancaman tersebut.

Buat yang masih ingin melakukan banyak hal, ya ayuk mulai sekarang kita kontrol asupan-asupan dan kegiatan kita sehari-hari.

Berlangganan via email

0 komentar:

Post a Comment


Top