Tips Memilih Rumah Idaman di Kawasan Perkotaan

Memiliki rumah idaman dengan kualitas yang benar-benar nyaman bagi keluarga bukan perkara mudah. Terlebih saat ini udah banyak banget Developer di Indonesia yang hampir setiap bulan kerap kali saya temui di pusat-pusat perbelanjaan untuk mempromosikan hunian-hunian yang mereka tawarkan kepada calon konsumen. Bagi yang punya banyak uang tentu bukan perkara sulit untuk membeli dan menjualnya lagi namun, bagi pemuda-pemudi (millenials) yang sedang memulai dan meniti karir di Kota, hal ini merupakan hal yang cukup membuat beberapa orang bingung bagaimana caranya memiliki rumah yang nyaman untuk ditinggali seterusnya, kriterianya bagaimana, dan tips memilih rumah idaman di kawasan perkotaan itu seperti apa.
Tips Memilih Rumah Idaman di Kawasan Perkotaan
Hasil Render Sketchup karya Ryan - via: www.facebook.com/rian.chandrawirata
Rumah idaman tidak memiliki definisi pasti karena setiap orang punya pengertian yang berbeda-beda untuk hal tersebut, tapi secara umum rumah idaman dapat diartikan sebagai rumah yang aman dan nyaman baik dari segi fisik maupun lingkungan di sekitarnya. Kalau dibaca sepintas kayaknya susah banget dapetin rumah yang seperti itu, terlebih lagi di kawasan perkotaan yang rasanya tempat tinggal paling idaman adalah di kawasan cluster, real estate atau apalah itu yang harganya bermilyar-milyar rupiah. Nah, sedangkan para amatir yang datang dan baru saja kerja beberapa tahun di kota pasti cuma punya duit sedikit, dan kalau sudah terkotak-kotak seperti itu apakah para amatir seperti saya ini tidak bisa punya rumah idaman di kota?

Yuk! Kita ulas lebih dalam lagi....

Banyak hal yang perlu dipertimbangkan untuk memilih rumah idaman di kawasan perkotaan versi saya, diantaranya adalah:
  • Rumah tersebut memiliki lokasi yang strategis - Setiap orang pasti pengin banget punya hunian yang dekat dengan tempat-tempat yang menunjang aktivitas sehari-hari seperti pasar, tempat ibadah, sekolah, dan kantor. Engga banget kan kalau udah rumahnya bagus, nyaman tapi buat ke pasar aja harus naik angkot dan oper beberapa kali. Hih.
  • Rumah harus aman - Maksud dari kata-kata aman disini bukan berarti kamu harus nyewa sniper buat ngintai tempat kamu tinggal, kali-kali aja ada orang yang mau jahatin. Engga, ga harus seperti itu. Berlebihan. Rumah yang aman itu seenggaknya adalah rumah yang berada di lokasi atau kawasan yang struktur organisasinya jelas dan bergerak; contoh: setiap RT punya pos kamling/pos jaga yang memang setiap (setidaknya malam hari) pos tersebut difungsikan untuk berjaga-jaga. 
Tips Memilih Rumah Idaman di Kawasan Perkotaan
Desain pos jaga karya Sigit Wijiono - www.sigitwijionoarchitects.blogspot.com
  • Rumah harus hijau - Siapa sih yang ga pengin rumah yang adem luar-dalem? kalau emang lingkungannya ga mendukung penghijauan, seenggaknya rumah sendiri yang diademin. Bisa banget kok bikin taman-taman kecil yang didepannya cuma ada satu pohon tetapi setidaknya pohon yang ditanam di depan rumah tersebut rindang. Ga perlu gede dan tinggi menjulang, yang penting rindang. Pohon yang rindang tapi ga gede itu ada beberapa misalnya: pohon jambu air/pohon belimbing yang lebih cocok ditanam di depan rumah daripada pohon randu.
  • Rumah ga perlu berlantai-lantai, 1 lantai saja cukup yang penting jarak antara level lantai dan level ceiling (langit-langit) cukup tinggi. bisa 3.7 meter - 4 meter. Hal ini penting banget teman-teman apalagi yang berniat memang ingin mempunyai hunian di perkotaan, adanya jarak yang tinggi dari level lantai ke langit-langit ini lebih memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik daripada rumah yang sampai 3 lantai tapi jarak antara muka lantai terhadap langit-langit hanya 2.7 meter atau kebawah. Sirkulasi udara yang baik, akan membuat ruangan terasa lebih dingin.
Tips Memilih Rumah Idaman di Kawasan Perkotaan
via: www.3docean.net
  • Rumah yang nyaman menurut saya adalah rumah yang letaknya tidak bersinggungan langsung dengan jalan raya atau jalan lokal namun besar yang notabene bukan merupakan jalan raya namun seringkali dilalui oleh para pengemudi truk, mobil dan pengendara sepeda motor. 
  • Rumah yang nyaman memiliki lingkungan yang bersih. Di sini saya memposisikan diri saya sebagai orang dari desa yang datang ke kota besar, dan saya seringkali melihat perkampungan atau perumahan yang lingkungannya kurang sehat. Selokannya macet, banyak kecoa di jalanan, banyak tikus juga. 
  • Rumah idaman adalah rumah yang tata pencahayaan setiap ruangannya bagus. Selain tata udara, tata cahaya juga merupakan hal yang sangat amat penting, karena rumah yang terang dan setiap ruangannya dapat dengan mudah dijangkau oleh cahaya matahari adalah rumah yang baik. Terlebih lagi di kota-kota besar seperti Jakarta yang memiliki populasi penduduk yang sangat tinggi dan rumah-rumah penduduk saling berdempetan. Hal tersebut harus disiasati dengan jeli oleh sang pemilik rumah apabila ingin rumahnya mendapatkan pencahayaan yang bagus dari matahari.
Kembali ke pengertian di awal tadi bahwa rumah idaman tidak memiliki definisi pasti karena setiap orang mempunyai karakteristik dan pengertiannya masing-masing. Namun dari saya pribadi, rumah idaman adalah rumah yang memang benar-benar nyaman dan aman dari segala hal. Lupakan ukuran. Rumah idaman bukanlah tentang ukurannya, tapi tentang tata kelola rumah tersebut beserta lingkungannya. 

Berlangganan via email

2 comments

  1. Nyari rumah di kota memang gampang-gampang susah, harus teliti dan telaten.

    ReplyDelete


Top