Modelling dan Color Mapping Bubungan


Komponen Konstruksi bangunan yang paling atas adalah atap, dan apabila berbicara dengan atap tentunya tidak akan terlepas dengan bubungan. Bubunganadalah bagian daripada atap yang memiliki fungsi untuk melindungi rumah pada bagian yang paling atas dari hujan yang disebabkan oleh adanya celah yang berada di antara atap/genteng. Berikut ini saya akan memberikan tutorial sederhana mengenai pembuatan bubungan dengan sketchup.

1. Langkah pertama adalah buatlah line (l) dengan membentuk model seperti berikut. (boleh tidak sama ukurannya). Units dalam settingan kali ini saya menggunakan satuan mm. Lebar bawah 295mm, lebar atas 240 mm, tebal 20 cm. Kemudian panjang sisanya digunakan setengah lingkaran.

  

2. Gunakan tool weld untuk menyatukan dua line (line setengah lingkaran dan garis di bawahnya) agar ketika di-pull dua line tersebut telah menjadi satu kesatuan. Kalau belum punya tool tersebut bisa didownload terlebih dahulu. Yang disatukan adalah line tebal (2) dengan line setengah lingkaran (1).


3. Apabila telah di-weld atau di-las/disatukan, maka hasilnya akan seperti berikut. Dalam gambar tersebut line antara line tebal dengan line setengah lingkaran sudah menjadi satu kesatuan. Jadi apabila di-push/pull maka objek tersebut dapat dikatakan solid. 

 
4. Buat garis acuan, dengan ukuran seperti berikut. (ukuran tidak sama tidak menjadi masalah. (jangan terlalu besar/kecil). Untuk lebar saya menggunakan 200 mm sedangkan untuk height atau ketinggian saya menggunakan 50 mm.


5. Buat lingkaran dengan tool circle. Hingga memenuhi garis yang telah dibuat tadi. Agar presisi, circle dimulai dari center point daripada line yang telah dibuat tadi.


6. Ambil line setengah lingkaran bagian atas saja. Hal ini digunakan untuk sebagai jalur apabila menggunakan tool follow me. Atur kehalusan garis setengah lingkaran dengan cara klik kanan > entity info. Atur segment nya untuk kehalusan lingkaran. semakin besar nilainya maka semakin halus.


7. Gabungkan model bubungan yang telah dibuat dengan garis atau jalur dengan cara move/copy.


8. Kemudian gunakan tool follow me. Dengan cara blok jalurnya, kemudian buka tool follow me kemudian klik model bubungannya.


9. Setelah bubungan jadi, saatnya kita melakukan pewarnaan/material mapping. Terserah menggunakan warna apa, namun kali ini saya akan menggunakan warna hijau tosca.

  

10. Lalu coba dilakukan render. Tool yang digunakan kali ini adalah v-ray 2.0. Dari hasil render dapat dilihat sudah cukup baik. Namun dapat dicoba dengan menggunakan refleksi yang menandakan bahwa seolah-olah
bubungan tersebut adalah bubungan keramik.



11. Masuk ke material editor (M) lalu ganti/rename nama warna yang digunakan menjadi bubungan keramik. Hal ini dilakukan agar nantinya apabila disatukan dalam bentuk yang lebih komplex (satu bangunan), material tersebut dapat diterapkan dengan tepat/tidak salah.


12. Dengan menambahkan reflection, maka objek yang telah dibuat akan terlihat mengkilap. Reflection saya ubah menjadi 2,0.


13. Kemudian klik (m) dan pilih TexFresnel dan ganti nilai IORnya dan refrect IOR. Saya mencoba menggunakan nilai dari 1,55 menjadi 1,9.


14. Kemudian render ulang dan hasilnya dapat dilihat seperti berikut.


Untuk vray tidak terdapat ketentuan khusus yang mengharuskan kita untuk mengikutinya. Jadi prinsip utamanya hanyalah trial and error. Saya harap semoga tutorial Modelling dan Color Mapping Bubungan ini bermanfaat. Terima kasih.

Berlangganan via email

0 komentar:

Post a Comment


Top